You are here
Home > Berita > Upacara Pemakaman Secara Militer Serma (Purn) Hari Widodo

Upacara Pemakaman Secara Militer Serma (Purn) Hari Widodo

Wartapantura.com, Wonosobo – Kodim 0707/Wonosobo melaksanakan Upacara Persemayaman dan Pemakaman Militer Serma (Purn) Hari Widodo yang semasa hidupnya terakhir menjabat sebagai Bati SIM ABRI Pomdam VII/Cenderawasih Almarhum meninggal pada hari Minggu Tanggal 16 Januari 2022, pukul 20.25 Wib di Rumah Sakit.

Upacara Persemayaman di rumah duka Dusun Gedangan Desa Pecekelan Kecamatan Sapuran. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kapten Inf Purwantoro, dan sebagai Komandan Upacara (Danup) Lettu Chb Yahya Sri Supriyatno, jenazah diberangkatkan menuju Pemakaman Umum (TPU) di TPU Pingit Pagedangan Pacekelan secara Militer.

“Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan pemerintah atas jasa, Dharma Bhakti dan pengabdian Almarhum kepada Negara dan Bangsa semasa hidupnya. Kepergian Almarhum menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi kita semua, khususnya bagi keluarga yang ditinggalkan namun sebagai umat beragama yang percaya pada kekuasaan nya kita harus dapat menerima secara ikhlas karena kepergian Almarhum sudah menjadi kehendaknya”, Kata Kapten Inf Purwantoro.

Kapten Inf Purwantoro juga menyampaikan, pada kesempatan ini saya selaku Irup dan pribadi menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum seraya memanjatkan doa semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan ketabahan, kesabaran dan bimbingan serta perlindungan kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Dengan kepergian Almarhum kita semua telah kehilangan seorang putra bangsa yang baik yang selalu memegang teguh setiap prinsip-prinsip perjuangan setia kepada negara dan telah bekerja keras dalam mengemban setiap tugas negara yang menjadi tanggung jawabnya. Tentu semua yang dilakukan semasa hidupnya terutama saat beliau mengemban tugas dengan penuh semangat dan keikhlasan sangat bermanfaat untuk di suri tauladani bagi kita semua yang masih hidup dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Di sisi lain kami menyadari bahwa Almarhum sebagai manusia biasa semasa hidupnya juga tidak luput dari segala kekhilafan dan kealpaan untuk itu saya mengajak para hadirin sudilah kiranya lapangkan dada untuk memaafkan segala kesalahan Almarhum semasa hidupnya, marilah kita semua mendoakan Almarhum semoga kesalahan dan kekhilafan serta dosa yang ada pada Almarhum diampuni dan arwahnya diterima oleh Allah S.W.T, Aamiin.” Pungkasnya.

 

Leave a Reply

Top