You are here
Home > Uncategorized > Bangun Bisnis dari Modal Pinjaman Dana Online? Ini Tips Jitunya

Bangun Bisnis dari Modal Pinjaman Dana Online? Ini Tips Jitunya

Meski kesannya nekat, tapi sebenarnya sah-sah aja kok kalau kamu punya niat mau coba bisnis dengan modal apply pinjaman dana secara online ke fintech. Asalkan, semuanya dilakukan dengan banyak pertimbangan & diriset lebih dulu mana fintech yang kira-kira bisa bersahabat untuk mendukung jenis usaha yang ingin kamu mulai.  

Baik pinjam ke bank ataupun fintech, masing-masing ada keunggulan dan kelemahannya apabila menyangkut modal untuk bisnis. Jika kamu pinjam ke bank, pihak bank akan meminta jaminan serta proposal bisnis yang perlu dibuat secara terperinci. Apalagi jika bisnis kamu termasuk yang skala besar, seperti properti atau pabrik. 

Jauh lebih ribet memang dibanding pinjam ke fintech, namun, tentu limit pinjamannya bisa jauh lebih besar dengan tenor yang juga panjang. Sementara jika kamu pinjam ke fintech, pendaftaran dan pengajuannya memang lebih mudah dan cepat, tapi, limit pinjaman dan tenornya terbatas, dengan suku bunga lebih tinggi. 

Oleh sebab itu, beberapa tips berikut ini bisa kamu jadikan referensi apabila mau memulai bisnis dari modal pinjaman uang secara online lewat fintech. 

Mulailah dari jenis bisnis berbasis online atau yang berskala kecil

Tentu kita semua tahu kalau dalam merintis bisnis atau usaha pertama kali hampir tidak mungkin langsung menghasilkan untung atau profit. Selain masih dalam tahap penjajakan dan adaptasi pasar, di awal-awal biasanya akan banyak bujet marketing untuk kebutuhan promosi yang dikeluarkan. Tujuannya supaya calon konsumen kenal dan tertarik dulu dengan jenis produk atau jasa yang kita tawarkan. 

Mengingat tenor yang diterapkan fintech cukup singkat, maka kamu bisa memulainya dulu dari bisnis berskala kecil yang tidak butuh waktu banyak untuk persiapan atau diperkenalkan ke pasar. Misalnya, bisnis yang berbasis online atau digital seperti jadi reseller dari sebuah brand atau  agen pulsa PPOB. 

Bisnis skala kecil lainnya yang konvensional misalnya, jualan makanan ringan atau jualan kopi susu dengan resep racikan sendiri. Jenis bisnis ini terutama yang berbasis online, pangsa pasarnya sudah jelas ada dan produknya sudah pasti dibutuhkan. Apalagi pulsa PPOB, di jaman sekarang, pulsa, paket data, voucher game, token PLN, sudah jadi kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan makanan ringan atau kopi susu yang bisa dibilang sudah jadi gaya hidup tersendiri saat ini. 

Buat rencana bisnis dengan matang & pilih fasilitas pinjaman dana online yang tepat

Sebuah bisnis yang baik, harus dimulai dengan perencanaan yang matang. Maka dari itu, urutan yang tepat apabila mau berbisnis dari modal pinjaman dana adalah: buat dulu perencanaannya baru kemudian cari lembaga pinjaman yang sesuai. Jangan pernah impulsif pinjam uang ke fintech untuk berbisnis kalau kamu sendiri tidak tahu bisnis apa yang mau dimulai, bagaimana alokasi dananya, atau bagaimana kondisi pasar dari jenis usaha yang mau kamu jalankan. Sebab, ini malah bakal menyulitkan kamu di kemudian hari. 

Fintech yang bisa memfasilitasi pinjaman untuk modal bisnis saat ini sudah cukup banyak. Salah satunya Kredivo, yang mana menerapkan suku bunga terbaik dari rata-rata fintech di kelasnya, yaitu 2,95% per bulan untuk pinjaman tunai. Ada dua jenis pinjaman yang tersedia di Kredivo, yaitu pinjaman mini dan pinjaman jumbo. Khusus pinjaman mini, kamu bisa ajukan pinjaman minimal mulai dari 500 ribu, dengan tenor 30 hari. Sementara dengan pinjaman jumbo, kamu bisa ajukan pinjaman minimal mulai dari Rp 1 juta dan maksimal sebesar limit 6 bulan, dengan tenor 3/6 bulan. 

Apa yang dimaksud dengan limit 6 bulan?

Ketika kamu daftar akun Premium Kredivo, kamu akan diberikan limit yang bentuknya nontunai, jika pendaftaran disetujui. Limit ini akan dibagi-bagi ke dalam 4 tenor yaitu 30 hari, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Misalnya, total limit yang kamu dapatkan adalah Rp 30 juta, limit terbagi menjadi sebesar Rp 3 juta untuk tenor 30 hari, Rp 7 juta untuk tenor 3 bulan, Rp 10 juta untuk tenor 6 bulan, dan Rp 10 juta untuk tenor 12 bulan. Limit 6 bulan, adalah batas maksimal jumlah pinjaman yang bisa kamu ajukan di Kredivo. 

Jadi, kalau ada Rp 10 juta, maka kamu bisa pinjam uang maksimal hingga Rp 10 juta untuk modal bisnis, dalam tempo 6 bulan. Sementara limit sisanya, bisa kamu gunakan untuk transaksi pulsa PPOB hingga tiket pesawat di aplikasi Kredivo ataupun cicilan s.d 12 bulan tanpa uang muka di 250 lebih merchant & e-commerce rekanan Kredivo mulai dari Shopee, Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Blibli dsb. 

Utamakan untuk menjalankan semuanya sendiri di awal

Karena skala bisnis yang dijalankan kecil, sebaiknya lakukan semua prosesnya sendiri dulu dari awal. Jangan dulu merekrut atau mengupah orang lain untuk menjalankan bisnis yang kamu bangun. Selain perkara biaya atau gaji, kalau mengandalkan orang lain, kamu bisa jadi akan kurang memahami proses berjalannya bisnis atau bagaimana posisi produk & jasa yang kamu tawarkan di pasaran: apakah cukup cerah masa depannya atau tidak. 

Minimalisasi bujet untuk promosi & siapkan dana cadangan sejumlah 3 bulan angsuran pinjaman

Karena ada angsuran pinjaman yang rutin perlu dibayarkan tiap bulan, maka sebaiknya siapkan dana cadangan berupa tabungan sejumlah 3 bulan angsuran pinjaman. Misal, angsurannya Rp500.000 per bulan, maka minimal siapkan alokasi dana sebesar Rp1.500.000 untuk berjaga-jaga jika terjadi sesuatu pada bisnis yang kamu mulai rintis, angsuran kredit nggak akan jadi macet. Selain itu, apabila ingin melakukan promosi, pilih juga metode promosi yang tepat yang hitungannya bukan ‘bakar-bakar uang’ seperti diskon 50%, beli 1 gratis 1. Coba pilih metode promosi yang lebih menguntungkan dan akan menambah kuantitas beli pelanggan, misalnya harga satuan Rp15.000, kalau beli paket atau 2 sekaligus ada potongan sebesar Rp5.000.

Leave a Reply

Top