You are here
Home > Berita > Gas Melon Tembus Harga 24 Ribu Rupiah

Gas Melon Tembus Harga 24 Ribu Rupiah

www.wartapantura.com_ KUDUS, Hampir dua pekan ini gas elpiji tiga kilogram langka di Kudus Jawa Tengah warga pun menyerbu operasi pasar gas murah yang digelar pertamina di sejumlah tempat, kelangkaan gas dipicu meningkatnya kebutuhan Idul Adha dan menjelang kepulangan jamaah haji dari tanah suci.
Gas elpiji seberat tiga kilogram di kabupaten kudus mulai sulit ditemui, tak heran jika harganya pun melambung tinggi. Di desa karangbener Kecamatan Bae misalnya pertabung gas elpiji tiga kilogram kini harganya mencapai dua puluh dua ribu rupiah, sementara di desa dersalam kecamatan yang sama harganya melambung sampai dua puluh empat ribu rupiah.
Untuk mengantisipasi terus melambungnya harga gas melon tersebut pertamina dan Dinas Perdagangan dan pengelolaan pasar kabupaten Kudus melakukan operasi pasar dengan menjual gas tiga kilogram sesuai het atau harga eceran tertinggi yakni lima belas ribu lima ratus rupiah.

Tak heran jika warga pun langsung menyerbu seperti yang terjadi di balai Desa Singo candi dan desa Mejobo ratusan warga Kudus menyerbu truk gas elpiji yang terparkir di tepi jalan.
Dengan setengah berlari mereka menenteng tabung melon mengantri untuk mendapatkan gas elpiji tiga kilogram dengan harga murah tersebut.
sementara menurut pihak Dinas Perdagangan setempat kelangkaan gas elpiji di Kabupaten Kudus lantaran meningkatnya kebutuhan warga pada perayaan hari raya Idul Adha.
Untuk mencukupi kebutuhan tersebut pihaknya menggelar operasi pasar dengan menjual gas murah sebanyak limaratus enam puluh tabung.

Diharapkan operasi pasar ini mampu membantu mencukupi kebutuhan elpiji warga dan menekan melambungnya harga dipasaran, diprediksi kebutuhan elpiji akan terus meningkat hingga kepulangan jamaah haji nanti.
exo_prie

Leave a Reply

Top