You are here
Home > Berita > Pabrik Pengolahkan Ikan Resahkan Warga

Pabrik Pengolahkan Ikan Resahkan Warga

Pabrik Pengolahkan Ikan Resahkan Warga

wartapantura.com_ PATI Warga desa Widorokandang dan desa Purworejo Kecamatan Kota Pati mengeluhkan pencemaran udara dan pembuangan limbah pabrik pengolahan ikan yang baunya sangat menyengat, selain mengganggu kesehatan warga akibat pencemaran udara tersebut aktifitas warga pun terganggu untuk beraktifitas di luar rumah. Warga terpaksa menggunakan masker untuk mengurangi bau busuk yang sangat menyengat.

Akibat pencemaran udara dan pembuangan limbah pabrik yang langsung ke anak sungai warga di desa Widorokandang dan Purworejo Kecamatan Pati kota Jawa Tengah ini terpaksa beraktifitas diluar rumah menggunakan masker.Selain bau busuk yang sangat menyengat pembuangan limbah pabrik yang langsung ke sungai menambah keresahan warga sekitar.
Menurut warga mereka sudah berkali-kali mengadu ke pihak pabrik tapi sampai sekarang belum juga ada tanggapan sementara dinas terkait badan Lingkungan Hidup yang dilapori hingga saat ini belum juga ada tindaklanjutnya.
Pengakuan para warga akibat pencemaran udara tersebut warga terpaksa menggunakan masker saat beraktifitas baik itu dalam rumah maupun diluar rumah.Bau busuk yang menyengat dirasakan sejak pagi hari hingga malam kondisi yang dialami warga ini sudah berlangsung hampir dua tahun. Warga sudah berkali-kali memprotes hal ini ke pihak pabrik namun hingga sekarang belum ada tindakan.
Sementara kepala desa Widorokandang Jumanto akibat pencemaran limbah dan udara oleh dua pabrik pengolahan ikan tersebut ada lima Kecamatan yang terdampak, pihaknya bersama sejulah kepala desa telah berupaya melapor ke kantor Badan Lingkungan Hidup Pati namun hingga sampai sekarang belum juga ada tanggapan ataupun tindakan.
Pihaknya berharap/ agar pemerintah Kabupaten Pati bisa menindaklanjuti keluhan warga dengan mencari solusi terbaik agar warga yang tinggal di kawasan pabrik tersebut tidak terganggu dengan pencemaran air ataupun udara oleh pabrik tersebut.

Selain mengganggu aktifitas warga akibat pencemaran udara tersebut pengguna jalan di jalur pantra Pati-Juwana yang merupakan jalur Pantura juga merasa terganggu ketika sejumlah wartawan bersama warga mendatangi pabrik tidak diperkenankan masuk oleh pihak security pabrik dengan alasan pimpinan mereka tidak ada ditempat.
Exo_prie

Leave a Reply

Top