You are here
Home > Berita > Dianggap Membangkang PN Terpaksa Eksekusi Tanah

Dianggap Membangkang PN Terpaksa Eksekusi Tanah

wartapantura.com_ PATI Meski sempat terjadi perdebatan selama satu tahun terkait tanah sengketa yang terletak didesa Kedungbulus Kecamatan Gembong Pati selasa siang Ketua Panitera Juru Sita Pengadilan Negeri Pati Jawa Tengah terpaksa mengeksekusi tanah seluas 6.440 meter.Eksekusi ini dilakukan karena pemilik tanah tersebut dianggap membangkang pihak pemohon eksekusi.
Setelah melewati proses administrasi dan hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan melalui lelang umum yang dilaksanakan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Semarang,ketua panitera Juru Sita Pengadilan Negeri Pati Jawa Tengah terpaksa melakukan eksekusi pengosongan tanah.
Tanah seluas 6.440 meter persegi milik Jumanto warga desa Kedungbulus kecamatan Gembong Pati ini beberapa kali dilakukan proses pelelangan di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang Semarang namun gagal lantaran tidak ada yang minat atau membeli tanah tersebut,kemudian pada tanggal 13 mei 2015 telah dilakukan proses pelelangan ulang dan dimenangkan saudara Benny laksono warga pati pihak pemohon eksekusi.
menurut riyanto kuasa hukum Benny laksono sebenarnya pihak pemohon eksekusi sering melakukan pedekatan oleh pihak termohon Jumanto pemilik tanah namun tidak ada titik temu, karena kasus sengketa ini terlalu diabaikan Jumanto pada tanggal 5 agustus 2015 lalu saudara Benny mengajukan permohonan eksekusi pengosongan oleh ketua Pengadilan Negeri Pati.
Menurut ketua panitera juru sita Pengadilan Negeri Pati Sumitro eksekusi dilakukan sesuai dengan Keputusan Pengadilan Negeri Pati yang sudah mempunyai kekuatan hukum.Tanah seluas 6.440 meter tersebut dijaminkan di salah satu Bank Swasta dan telah dilelang oleh KPKLN Semarang yang dimenangkan oleh Benny laksono,karena telah diberikan waktu kepada pemilik untuk mengosongkan namun tidak diindahkan.
Terkait dengan isi tanah tersebut yang masih ada kandang ayam tanaman ketela pihak pemenang pemohon eksekusi memberikan waktu pengosongan lahan hingga tanaman ketela tersebut panen.Sedangkan pengambilan kandang ayam diberikan batas waktu hingga 17 agustus 2016,sementara itu agar tidak terjadi dikemudian hari pihak pemohon eksekusi Benny laksono dan pihak termohon eksekusi Jumanto membuat kesepakatan dengan penandatangan bermaterai yang disaksikan pihak-pihak berwajib dikantor balai desa Kedungbulus Kecamatan Gembong Pati.
(exo_prie)

Leave a Reply

Top