You are here
Home > Berita > Rehabilitas Jembatan Perlu Diperhatikan

Rehabilitas Jembatan Perlu Diperhatikan

Rehabilitas Jembatan Perlu Diperhatikan

Proyek rehabilitas pelebaran jembatan provinsi penghubung pati-grobogan letaknya di desa kayen pati jawa tengah dinilai perlu dilakukan peninjauhan kembali,pasalnya rehabilitas jembatan provinsi yang menelan biaya ratusan juta tersebut dinilai kurang maksimal dan banyak kecurangan yang dilakukan oleh cv.
Balai pelaksanaan teknis binamarga jawa tengah pada tahun 2016 ini telah menganggarkan proyek rehabilitas jembatan di Kabupaten Pati terdapat 6 titik proyek rehabilitas jembatan di bagian utara dan bagian selatan di wilayah bagian utara ada tiga titik,yakni dijalan tayu-jepara satu titik pati-tayu dua titik.
Sedangkan dibagian wilayah selatan terdapat tiga titik,namun sayangnya rehabilitas jembatan penghubung Pati-Sukilolo yang letaknya di jalan kayen di nilai terjadi kecurangan.Sebelumnya jembatan itu memiliki lebar enam meter dan akan dilebarkan sebelas meter sisi kiri diambil 2,5 meter sisi kanan 2,5 meter.
Namun sayangnya di dalam rehabilitas di bagian bawah jembatan di duga terjadi kecurangan.Bentang besi bagian bawah mengunakan besi ukuran 12 dan sayangnya besi tersebut tidak bisa dilihat karena ditutup pakai cor,semestinya rehabilitas jembatan bagian bawah harus mengunakan besi ukuran 16 karena anggaran yang diglontorkan pemerintah untuk perbaikan jembatan tersebut menelan biaya 700 juta dianggarkan melalui APBN .
Selain jembatan pemerintah melaui teknis binamarga juga melakukan perbaikan gorong- gorong di sejumlah titik,dalam perbaikan gorong-gorong tersebut juga akan dilakukan penggantian menggunakan box culvet sehingga memiliki daya tampung air yang lebih besar.
Namun disayangkan lebar gorong-gorong yang semula berdiameter antara 60 hingga 80 sentimeter menjadi diameter satu meter ternyata hanya 40 centimeter dan 50 centimeter padahal biaya perbaikan gorong-gorong disetiap titik/dianggarakan apbn sebesar 200 juta.
Menurut salah satu tokoh warga dan juga pernah menjabat sebagai anggota DPRD Pati progam yang dicanangkan presiden Joko Widodo berkaitan rehabilitas atau pembangunan semua proyek perbaikan jembatan kelas provinsi harus sesuai prosedur dengan dasar memasang papan nama proyek.
Maka pihaknya berharap perbaikan tersebut harus di perhatikan kalau perlu di tinjau kembali karena dikawatirkan ketika rehabilitas jembatan di nilai acak-acakan akan terjadi ambrol.
(wartapantura exo_prie )

Leave a Reply

Top