You are here
Home > Berita > Kartu Indonesia Pintar Siap di distribusikan

Kartu Indonesia Pintar Siap di distribusikan

wartapantura.com – KUDUS  Kartu Indonesia Pintar saat ini mulai didistribusikan ke seluruh indonesia. Hal itu disampaikan anis baswedan menteri pendidikan dan kebudayaan.  Empat belas juta kartu dipastikan bulan mei sudah berada di tangan yang berhak mendapatkan bantuan pendidikan dari pemerintah tersebut.

Usai meninjau percetakan yang mencetak kartu indonesia pintar / Atau KIP , di Sidoharjo belum lama ini. Sementara pada minggu malam, menteri pendidikan dan kebudayaan,  anis baswedan,  giliran meninjau percetakan pt pura di kudus Jawa tengah.

Di tempat itu Anis memastikan bahwa kip yang sebagian dicetak di kudus tersebut, saat ini dipastikan sudah selesai semua. Secara bertahap  empat belas juta kartu yang diperuntukkan bagi siswa kurang mampu di seluruh indonesia mulai didistribusikan. Hal ini diharapkan  agar pada bulan mei  seluruh kartu sudah berada di tangan yang berhak.

Hal ini dilakukan karena setelah kartu sampai pada alamat masing-masing  siswa yang menerima kartu harus membawa ke sekolah masing-masing untuk dimasukkan ke dalam sistem dapodik,  dan setelahnya uang bisa langsung dicairkan di bank yang ditunjuk.

Selain itu  kartu dikirim pada bulan tersebut agar bisa digunakan oleh siswa saat pergantian tahun ajaran baru.

Anis menambahkan  untuk siswa SD akan mendapatkan bantuan sebesar empat ratus ribu rupiah  siswa SMP mendapatkan tujuh ratus lima puluh ribu,  sementara SMA dan sederajat akan mendapatkan satu juta rupiah, yang masing-masing bisa dicairkan satu tahun dua kali.

Sementara itu kepala divisi marketing PT. PURA / Tomi Prasetyo menambahkan meski seluruh KIP berjumlah empat belas juta dipastikan tidak akan ada kartu ganda atau bisa dipalsukan.  Selain seluruh penerima sudah ada dalam dapodik dan kartu tesebut tertera nama dan alamat siswa,  juga ada kode rahasia pada masing-masing kartu tersebut yang menunjukkan keaslian kartu tersebut.

Anis Baswedan juga menambahkan  bahwa KIP ini merupakan program dari Presiden Joko Widodo  bukan Dari Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan.  hanya saja Anis belum bisa memberi keterangan apakah jumlah penerima kartu ini akan bertambah atau berkurang karena bisa jadi ada pencatatan yang salah berkait dengan kriteria penerima kartu tersebut.

(wartapantura.com  Exoprie )

Leave a Reply

Top