Home » Pekalongan, Politik, Pro Pantura, Regional » Emosi, Ketua DPD Jateng Walk Out

Emosi, Ketua DPD Jateng Walk Out

Jumat, 10 Juni 2011 // 2 Komentar

*) Saat pertemuan di Gedung DPD II Partai Golkar

*) PK Kecamatan Minta Keadilan

Kajen (Warta Pantura)–Lantaran tersulut emosi, Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardana meninggalkan ruang pertemuan (walk out) saat acara pertemuan dengan Pengurus Kecamatan (PK) se-Kabupaten Pekalongan, di Gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Kabupaten Pekalongan, Rabu (8/6) malam kemarin.

Kedatangan Ketua DPD I Jateng Wisnu Suhardana ke Kabupaten Pekalongan untuk menyelesaikan persoalan yang muncul setelah proses Pemilukada Calon bupati dan Wakil Buipati Pekalongan 1 Mei 2011 lalu.

Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardana didampingi sejumlah pengurus DPD I yaitu, Sekjen Iqbal Wibisono melakukan kunjungan ke Kantor DPD II Partai Golkar di Kajen.

Dalam pertemuan kemarin malam, Ketua DPD I Wisnu Suhardana sempat emosi dan meninggalkan ruang pertemua sebelum ada penyelesaian persoalan yang ada di tubuh DPD II Partai Golkar Kabupaten Pekalongan.

Ada dua agenda yang ingin disampaikan oleh pimpinan partai Golkar Jawa Tengah ini, yakni memberikan penjelasan atas kegagalan Partai Golkar dalam pemilukada di Kota Santri dan pembekalan pemilihan gubernur 2013 mendatang.

Saat pertemuan itu, diundang pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Kabupaten Pekalongan. Namun, puluhan massa Golkar dari simpatisan, kader, dan ratusan pengurus Pimpinan Desa (PD) ikut hadir dan berkerumun mengepung Gedung Partai Golkar.

PK yang hadir dalam pertemua itu juga mengeluyarkan masalh-masalh yang timbul saat Pemilukada Kabupaten Pekalongan, yaitu adanya tindakan indisipliner.

Massa hanya berteriak-teriak dari luar gedung dengan pengawalan dari aparat Polres Pekalongan dan Polsek Kajen.

Sementara emosi Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardana meletup saat permintaannya agar massa yang berada diluar gedung untuk diam dan mendengarkan apa yang akan ia katakan tidak diindahkan.

Ancaman Wisnu yang akan meninggalkan Kota Kajen dan kembali ke Semarang jika massa tidak diampun tidak digubris. Bahkan beberapa pengurus PK dan PD meminta Wisnu untuk pulang ke Semarang jika tidak bisa memberikan keadilan seperti yang diharapkan arus bawah Partai Golkar Kabupaten Pekalongan.

“Bapak pulang saja kalau tidak mampu memberikan keadilan,” cetus Ketua PK Kecamatan Kesesi, Sudiyono sembari berdiri didepan Ketua DPD.

Meski sempat diajak bicara untuk tidak meninggalkan pertemuan, namun Ketua DPD I Jateng tetap melakukan walk out. “Saya akan pulang dan tidak akanlagi ke Pekalongan,” ungkap Wisnu saat meninggalkan ruangan yang dikawal oleh petugas untuk menuju ke mobil bernomor Polisi W-15-NU.

Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardana meninggalkan Gedung sekitar pukul 20.40. Meski Wisnu meninggalkan pertemuan namun acara tetap dilanjutkan oleh Sekjen DPD I Partai Golkar Iqbal Wibisono dengan memberikan keterangan dan pencerahan. Iqbal menyatakan jika akan mengkajipersoalan yang ada di tubuh DPD II Partai Golkar Kabupaten Pekalongan dan dalam waktu dekat akan mengadakan pertemuan lagi.

2 Tanggapan untuk berita ini

  1. Sabar,sabar,,,,
    Orang sabar di shayank semuanya… (ɔ ˘⌣˘)˘⌣˘ c)

  2. begundal says:

    baru jadi ketua golkar jateng aja dah sok begitu.. brengsek lo…

Tinggalkan komentar